LENSA PACITAN – Sejumlah warga Dusun Craken, Desa Sumberharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan harus bekerja ekstra menjelang bulan suci Ramadhan. Pasalnya, Mushola Al Iman yang baru saja selesai dicat untuk persiapan ibadah Ramadhan justru mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4.
Menara mushola ambruk dan menimpa bagian teras bangunan sehingga menyebabkan sejumlah bagian ikut runtuh.
“Menaranya runtuh mengenai teras, sehingga semuanya ikut roboh,” ujar Edi Suprapto, warga setempat, Jumat (6/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Setelah gempa terjadi, mushola sempat menjadi tempat berkumpul warga setelah mereka keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Namun setelah kondisi dirasa aman, warga kembali ke rumah masing-masing.
“Ketika warga sudah masuk rumah, terdengar suara gemuruh keras dari mushola. Ternyata menaranya ambruk,” jelas Ki Bimo sapaan akrabnya.
Ironisnya, mushola tersebut baru saja selesai dicat untuk menyambut bulan Ramadhan. Proses pengecatan dilakukan selama tiga hari berturut-turut.
“Baru kemarin selesai dicat untuk Ramadhan. Tiga hari kami mengerjakannya. Untungnya kejadian bukan saat waktu Subuh,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, kerusakan meliputi plafon, rangka kayu teras, serta sebagian atap mushola. Kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta.
Dalam lima hari ke depan, warga bersama pengelola mushola berencana menggelar kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh.
“Targetnya mushola bisa segera digunakan kembali, terutama untuk shalat tarawih. Bagian dalam masih utuh,” pungkasnya (Not)





















