Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Insfrastruktur

Jalan Lintas Arjosari–Nawangan Pacitan Hampir Rampung, Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Warga

badge-check


 Jalan Lintas Arjosari–Nawangan Pacitan Hampir Rampung, Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Warga Perbesar

PACITAN – Proyek peningkatan kualitas Jalan Lintas Arjosari–Nawangan di Kabupaten Pacitan terus menunjukkan progres signifikan. Hingga pekan ini, pekerjaan pengaspalan jalan strategis yang menghubungkan wilayah Pacitan dengan perbatasan Jawa Tengah tersebut telah mencapai 75 persen dari target keseluruhan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Pacitan, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Budi Harisantoso, mengatakan pengaspalan di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, telah rampung 100 persen.

Sementara itu, pekerjaan di Desa Mujing dan Desa Nawangan masing-masing telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan selesai dalam satu pekan ke depan.

“Secara keseluruhan, proyek ini sudah mencapai 75 persen. Untuk Desa Mujing dan Nawangan, target kami minggu ini bisa selesai,” ujar Budi, Senin (18/11/2025).

Ia menambahkan, tahap pengaspalan selanjutnya akan difokuskan pada ruas Jetis Lor dengan total panjang 4,5 kilometer. Pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dan diserahterimakan pada September mendatang.

Camat Arjosari, Didik Darmawan, menyambut baik progres pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, keberadaan jalan yang mulus dan lebar sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

“Jalan ini menjadi urat nadi mobilitas warga Arjosari menuju Nawangan dan Wonogiri. Dengan kondisi jalan yang baik, waktu tempuh akan lebih singkat dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa semakin meningkat,” kata Didik Darmawan.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor pertanian, perdagangan, serta pariwisata lokal.

“Distribusi hasil pertanian warga akan lebih mudah, biaya angkut bisa ditekan, dan akses wisata juga semakin terbuka. Ini tentu membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Didik juga berharap masyarakat dapat ikut menjaga hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga jalan yang sudah dibangun ini. Infrastruktur yang baik harus dirawat agar bisa digunakan dalam waktu lama,” pungkasnya.

Peningkatan Jalan Lintas Arjosari–Nawangan ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat Pacitan, tetapi juga pengguna jalan yang menuju wilayah Wonogiri, Jawa Tengah. Jalan yang lebih mulus dan lebar diyakini akan mempercepat waktu tempuh, meningkatkan efisiensi transportasi, serta memperkuat aktivitas ekonomi lokal. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional

9 Februari 2026 - 12:22 WIB

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi jajaran PLN Nusantara Power saat tiba dan meninjau fasilitas PLTU Pacitan (Foto:Lensa Pacitan)

Potensi Sungai Grindulu Dijajaki untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air

22 Januari 2026 - 11:20 WIB

Pulihkan Akses Warga, Khofifah Pantau Rekonstruksi Dua Jembatan di Tambakrejo Pacitan

23 Desember 2025 - 05:10 WIB

DPRD Pacitan Sambut Baik Rencana Pembangunan Batalyon Teritorial, Nawangan Diusulkan Jadi Lokasi

20 Desember 2025 - 20:24 WIB

Ruas Jalan Kluwih–Cokrokembang Segera Diperbaiki, Pemkab Pacitan Kucurkan Rp97 Juta

27 Oktober 2025 - 19:14 WIB

Trending di Insfrastruktur