Menu

Mode Gelap
Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan. Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

Ekonomi

Harga Gula Pasir Melonjak, Stok Langka di Pasar Minulyo Pacitan

badge-check


 Harga Gula Pasir Melonjak, Stok Langka di Pasar Minulyo Pacitan Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com – Gula kini menjadi perbincangan hangat di Pasar Minulyo Baleharjo Pacitan. Selain stok yang langka di pasaran, harganya juga melonjak. Harga gula pasir di tingkat konsumen berkisar antara Rp. 17.500 hingga Rp. 19.000 per kilogram, tergantung jenisnya. 

Pedagang setempat, Mamik, mengungkapkan bahwa harga gula premium merek Gulaku bahkan mencapai Rp. 20.000 per kilogram. Di beberapa toko lain, harga merek Rose brand sudah dibanderol Rp. 22.000 per kilogram, jauh di atas harga normalnya yang hanya Rp. 17.000. 

“Sejak sebelum lebaran, sudah mulai naik,”katanya (22/4/2024). 

Selain harganya yang cukup tinggi bagi pecinta makanan manis, stok gula juga terbatas. Beberapa toko bahkan mengalami kelangkaan karena kiriman dari distributor yang minim. 

Murtini, seorang pedagang, menyebutkan bahwa pasokan gula terakhir yang masuk ke tokonya hanya dua karung berisi 20 kg sejak seminggu sebelum Lebaran. Harga gula pun naik dari Rp. 16.000 menjadi Rp. 17.500 per kilogram. Saat ini, kebanyakan toko hanya menerima satu karung gula per pedagang. “sekarang hanya kebagihan karung satu pedagang,” tuturnya.

Kenaikan harga gula ini juga mendapat keluhan dari konsumen, seperti Aliya, yang menyebutkan bahwa gula adalah kebutuhan penting bagi keluarganya. Kenaikan harga gula ini menjadi perhatian serius, mengingat gula merupakan kebutuhan dapur yang harus selalu tersedia setiap bulan. 

“Meskipun mahal ya tetap beli, karena hampir tiap hari membutuhkan gula untuk minuman,”keluhnya.

Sebagai pecinta makanan manis, Aliya merasa terganggu dengan kenaikan harga gula ini, sebab gula juga dibutuhkan sebagai pemanis kopi dan berbagai makanan lain yang sering dibuat di rumah. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

17 Maret 2026 - 13:20 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi