Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Pariwisata

Gubernur Jatim dan Kaka Slank Tanam Mangrove, Resmikan Pusdiklat PRBBK di Watumejo Pacitan

badge-check


 Gubernur Jatim dan Kaka Slank Tanam Mangrove, Resmikan Pusdiklat PRBBK di Watumejo Pacitan Perbesar

Pacitan – Upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan kapasitas pengurangan risiko bencana terus dilakukan secara kolaboratif. Gubernur Jawa Timur bersama artis nasional Kaka Slank melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Watumejo Mangrove Park, Kabupaten Pacitan, sekaligus meresmikan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (Pusdiklat PRBBK), hasil kerja sama Pokmas Jangkar Segoro Kidul dengan Rumah Zakat dan Turkish Cooperation and Coordination Agency (TIKA).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana, khususnya di wilayah pesisir selatan Jawa Timur. Penanaman mangrove dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Kaka Slank, perwakilan Rumah Zakat, TIKA, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur serta kelompok masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terbangun antara masyarakat, lembaga sosial, dan mitra internasional. Menurutnya, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta mengurangi dampak bencana seperti banjir rob dan gelombang pasang.

“Kegiatan ini tidak hanya tentang menanam mangrove, tetapi juga menanam kesadaran dan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan serta memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi bencana,” ujarnya.

Kaka Slank yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan. Ia menekankan bahwa aksi nyata seperti penanaman mangrove merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi keberlanjutan alam dan kehidupan masyarakat pesisir.

Peresmian Pusdiklat PRBBK menjadi rangkaian penting dalam kegiatan ini. Pusdiklat tersebut diharapkan menjadi pusat pembelajaran, pelatihan, dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Fasilitas ini akan dimanfaatkan untuk edukasi kebencanaan, simulasi, serta pengembangan pengetahuan lokal dalam menghadapi potensi bencana.

Mei Sri Widuri perwakilan dari Rumah Zakat menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pokmas Jangkar Segoro Kidul dan dukungan TIKA merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada ketangguhan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Pasca banjir besar 2017 tepatnya di tahun 2018 Rumah Zakat hadir membersamai pokmas dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut serta menginisiasi terwujudnya kawasan konservasi watumejo mangrove park berkolaborasi dengan lintas sektor” imbuhnya

Dengan adanya Pusdiklat PRBBK dan kegiatan konservasi mangrove ini, diharapkan Watumejo Mangrove Park tidak hanya menjadi kawasan wisata edukasi, tetapi juga pusat pembelajaran kebencanaan dan contoh praktik baik kolaborasi dalam pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

9 Februari 2026 - 20:15 WIB

Wabup Gagarin Bersama Awak. Media dan TNI Polri membersihkan sampah

Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

15 Januari 2026 - 11:10 WIB

Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan

10 Januari 2026 - 19:42 WIB

Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Pacitan Tembus 174 Ribu Orang

7 Januari 2026 - 20:16 WIB

Paranet Semrawut di Pantai Klayar, Pemkab Pacitan Mulai Lakukan Penataan

30 November 2025 - 20:44 WIB

Trending di Pariwisata