Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Pemerintahan

Gerakan Sampah Jadi Rupiah Bawa Kelurahan Sidoharjo Masuk 10 Besar Kelurahan Berseri Jatim 2024

badge-check


 Gerakan Sampah Jadi Rupiah Bawa Kelurahan Sidoharjo Masuk 10 Besar Kelurahan Berseri Jatim 2024 Perbesar

PACITAN – Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Kota Pacitan, berhasil masuk dalam 10 besar terbaik Program Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024. Penghargaan ini diserahkan oleh Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Kardoyo, dalam acara puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar pada Rabu, 9 Oktober 2024.

“Atas prestasi tersebut, Kelurahan Sidoharjo mendapatkan hadiah berupa kendaraan roda tiga untuk menunjang keberlangsungan Tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS 3R),” kata Cicik Raudhatul Jannah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (11/10/2024).

Kelurahan Sidoharjo menonjol dengan inovasi TPS 3R yang dinamai “Gemah Ripah,” singkatan dari Gerakan Mengolah Sampah Jadi Rupiah dan Berkah. “Melalui TPS 3R, kami mengedukasi masyarakat agar mengelola sampah secara bijak dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan,” ujar Cicik.

Baca Juga: Kelurahan Ploso Raih Penghargaan Program Berseri 2024 Berkat Inovasi Bayar Pajak Pakai Sampah

Secara bertahap, lima kelurahan di Pacitan dijadikan lokus sosialisasi dan pendampingan, sekaligus menjadi proyek percontohan bagi desa-desa lainnya. Cicik menegaskan bahwa semua lapisan masyarakat, mulai dari PKK, sekolah, perangkat kelurahan, hingga sektor swasta, terlibat aktif dalam pengelolaan sampah.

Dengan slogan “Sampahmu, Tanggung Jawabmu,” program ini menekankan pentingnya pemilahan, pengolahan, dan menabung sampah, yang dikenal dengan konsep 3R Sahdu (Sampah Jadi Duit).

Cicik berharap upaya ini dapat mendukung tercapainya visi Pacitan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Asri). “Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah dan menjadi bagian dari budaya masyarakat. Setiap desa atau kelurahan perlu memiliki TPS 3R atau bank sampah untuk menangani sampah secara efektif,” tambahnya.

Menurutnya, mayoritas sampah dihasilkan dari rumah tangga, dengan sisa makanan sebagai komponen terbesar.

Cicik juga mengapresiasi peran masyarakat dalam gerakan ini, terutama melalui komunitas Mas Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), yang berperan sebagai pahlawan kebersihan. “Tanpa dukungan mereka, pengelolaan sampah yang berkelanjutan akan sulit terwujud,” tutup Cicik. (not) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Inspektorat Pacitan Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Desa Klesem

14 Januari 2026 - 22:06 WIB

Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting

13 Januari 2026 - 12:12 WIB

ADD Desa di Pacitan Turun Rp4 Miliar, Pemdes Diminta Berhemat

7 Januari 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya

1 Januari 2026 - 19:44 WIB

Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026

30 Desember 2025 - 20:36 WIB

Trending di Pemerintahan