Pacitan (lensapacitan.com) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di Kabupaten Pacitan diwarnai dengan aksi bersih pantai yang digelar oleh puluhan wartawan bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan, TNI, dan Polri di Pantai Pancer Dorr, Kelurahan Ploso, Senin pagi (9/2/2026).
Dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Negara Kuat”, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian insan pers terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung sektor pariwisata Pacitan.
Puluhan awak media tampak bahu membahu memunguti sampah di sepanjang pesisir pantai. Kegiatan ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia agar kawasan pantai dijaga kebersihannya demi kenyamanan wisatawan.
Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPP), Sutikno, mengatakan bahwa aksi bersih pantai dipilih sebagai bentuk implementasi tema Hari Pers Nasional tahun ini.
“Sesuai tema HPN 2026, kami menggelar kegiatan bersih pantai. Apalagi sebelumnya Presiden juga menginstruksikan agar wilayah pantai bersih dari sampah, sehingga wisatawan merasa nyaman saat berkunjung,” kata Sutikno.
Selain kegiatan bersih pantai, para awak media juga memberikan santunan kepada keluarga wartawan yang telah meninggal dunia sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sesama insan pers.
Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan para wartawan. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang juga mengacu pada arahan Presiden dalam rapat di Sentul, Bogor.
“Apa yang dilakukan keluarga wartawan ini sejalan dengan apa yang telah dilakukan pemerintah daerah atas instruksi Presiden. Gerakan ini tidak hanya simbolis, tapi harus direncanakan secara teknis dan berkelanjutan,” ujar Gagarin.
Kedepan, Gagarin berharap pengelolaan kebersihan pantai di Pacitan dapat dibagi per zona kepada instansi dan masyarakat agar memiliki tanggung jawab bersama.
“Alangkah baiknya jika setiap beberapa meter pantai dibagi kepada instansi atau kelompok masyarakat, sehingga mereka punya tanggung jawab. Jika ada yang kurang bersih, itu bisa segera diperbaiki,” jelasnya.
Ia menegaskan gerakan ini harus menjadi tradisi dan budaya masyarakat Pacitan, bukan hanya berhenti setelah adanya instruksi Presiden.
“Saya akan sampaikan ini kepada Pak Bupati, agar gerakan ini berkelanjutan dan menjadi budaya masyarakat. Terima kasih kepada Forum Pewarta Pacitan yang telah ikut menjaga kebersihan Pantai Pancer,” imbuhnya. (not)





















