Pacitan – Ketua dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pacitan masa bakti 2025–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan, Minggu (siang). Baginda Rahadian Pratama resmi menahkodai KONI Pacitan untuk empat tahun ke depan.
Dalam susunan kepengurusan baru tersebut, sejumlah tokoh Pacitan kembali dipercaya menduduki jabatan strategis, di antaranya mantan Kapolsek Pacitan Sugeng Rusli Muslan serta Dr Johan Tri Putranta yang menjabat sebagai wakil ketua.
Pelantikan berlangsung khidmat dan terasa istimewa dengan kehadiran mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Andi Mallarangeng. Kehadirannya menjadi simbol kesinambungan pembangunan olahraga di Pacitan, mengingat perannya di masa lalu dalam pembangunan berbagai fasilitas olahraga seperti Gelanggang Olahraga, stadion, dan wisma atlet.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Pacitan Baginda Rahadian Pratama menegaskan bahwa amanah yang diembannya bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga dan mengharumkan nama Pacitan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
“Amanah ini bukan kehormatan semata, tetapi tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga dan mengharumkan nama Kabupaten Pacitan,” ujarnya.
Baginda juga menyampaikan kebanggaannya atas prestasi atlet Pacitan di ajang SEA Games 2025. Dua atlet asli Pacitan berhasil mengharumkan nama daerah, yakni Luluk yang meraih medali emas cabang pencak silat dan Alifan yang meraih medali perunggu dari cabang MMA.
“Kami bersyukur Pacitan memiliki wakil di SEA Games dan berhasil membawa pulang medali. Insyaallah ke depan akan lahir Luluk-Luluk dan Alifan-Alifan baru dari cabang olahraga di Pacitan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kepengurusan KONI Pacitan mengusung semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara”, yang merupakan akronim dari kolaborasi, profesional, dan berprestasi. Semangat ini akan menjadi landasan utama dalam menjalankan roda organisasi.
Menurutnya, kemajuan olahraga tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, ofisial, atlet, dunia pendidikan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kami berkomitmen menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel, agar setiap program pembinaan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.
Baginda juga memberikan apresiasi kepada seluruh cabang olahraga, pelatih, ofisial, dan atlet atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama Pacitan. Ia menyebut para insan olahraga sebagai pahlawan olahraga Kabupaten Pacitan.
Sementara itu,Muhammad Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti Wakil ketua KONI Jawa Timur menyampaikan bahwa prestasi Pacitan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menunjukkan tren peningkatan signifikan. Pada Porprov sebelumnya, Pacitan meraih 9 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu dengan total poin 45 dan berada di peringkat 34.
Pada Porprov IX 2025 di Malang, perolehan medali meningkat menjadi 11 emas, 9 perak, dan 7 perunggu dengan total poin 69. Peringkat Pacitan naik lima tingkat menjadi posisi 29.
“Tren prestasi Pacitan meningkat dan fondasi pembinaan atlet sudah mulai terbentuk. Ini menunjukkan arah pembinaan sudah tepat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pacitan dan seluruh Forkopimda atas dukungan terhadap dunia olahraga. Porprov berikutnya dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada tahun depan.
“Kami yakin di bawah komando Ketua KONI Pacitan yang baru, prestasi Pacitan akan kembali meningkat dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. (not)





















