Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Kebudayaan

Keris Pusaka Presiden Prabowo Ramaikan Gelar Budaya Luwung Pacitan

badge-check


 Keris Pusaka Presiden Prabowo Ramaikan Gelar Budaya Luwung Pacitan Perbesar

LENSA PACITAN – Salah satu pusaka keris milik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut dipamerkan dalam ajang Gelar Budaya Luwung Pacitan yang digelar di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Pacitan, Rabu (4/2/2026). Kehadiran keris milik orang nomor satu di Indonesia itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung pameran.

Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono, mengatakan bahwa dalam setiap kegiatan perkerisan, salah satu koleksi keris Presiden Prabowo kerap dihadirkan untuk kepentingan edukasi dan pelestarian budaya.

“Kebetulan yang kami bawa hari ini adalah keris Presiden Prabowo bergaya Bali, yang dibuat pada era Kerajaan Buleleng di Bali Utara,” ujar Basuki.

Ia menjelaskan, keris tersebut sebelumnya sempat dihibahkan dan disimpan di Fadli Zon Library, milik Menteri Kebudayaan RI. Selain keris Presiden Prabowo, pameran ini juga menampilkan keris koleksi pribadi Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Basuki menegaskan, pameran keris bukan sekadar menampilkan benda pusaka, melainkan sebagai sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Di Kementerian Kebudayaan, ini menjadi bagian dari tugas dan fungsi kami. Kami berkomitmen melestarikan warisan budaya sesuai amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan agar seluruh sektor kebudayaan dapat ditata dan dikelola dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengaku bangga atas kehadiran keris milik Presiden Prabowo dalam Gelar Budaya Luwung Pacitan. Menurutnya, tidak mudah menghadirkan pusaka milik kepala negara ke daerah.

“Luar biasa sekali, karena meminjam keris itu tidak mudah. Beliau rela meminjamkan untuk dipamerkan di Pacitan. Ini tentu sangat istimewa,” kata Indrata.

Ia berharap, kehadiran keris Presiden Prabowo dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap pelestarian budaya serta memperkuat nilai historis kegiatan Gelar Budaya Luwung Pacitan.

Dalam kegiatan tersebut, turut dipamerkan sekitar 80 tosan aji yang berasal dari koleksi para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemerintah kecamatan se-Kabupaten Pacitan.

Selain pameran keris, Gelar Budaya Luwung Pacitan juga diramaikan dengan pameran batu mulia endemik Pacitan (Majang Akik), pameran seni rupa, serta bazar buku.

Gelar Budaya Luwung Pacitan digelar selama empat hari, mulai 4 hingga 6 Februari 2026, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-82 Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi dan apresiasi budaya sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Kedua Peringatan HUT RI ke-80 di Desa Gegeran Meriah, Camat Arjosari Apresiasi Kekompakan Warga

25 Agustus 2025 - 00:05 WIB

Festival Kenthong Aji 2025, Sudimoro Hidupkan Tradisi dan Ekonomi Rakyat

21 Agustus 2025 - 10:39 WIB

Festival Ronthek Pacitan 2025 Usai, Serap Anggaran Rp 410 Juta, Ini daftar Juaranya

8 Juli 2025 - 18:54 WIB

Pring Sedhapur’ Tulakan Usung Tema Gerhana Bulan, Sajikan Atraksi Sarat Nilai

8 Juli 2025 - 18:04 WIB

Rontek Garu Bumi Tampil Memukau di Festival Ronthek 2025, Donorojo Raih Juara Penyaji Harapan

8 Juli 2025 - 13:56 WIB

Trending di Kebudayaan