Menu

Mode Gelap
Dilaporkan Hilang, Parwati Warga Jetak, Pacitan Ditemukan di Sleman Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan Kasus PMK Masih Ditemukan, Dinas Pastikan Tak Ada Lonjakan Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik Atlet Angkat Besi Pacitan Luluk Diana Terima Bonus dari Pemkab Pacitan Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muat Ayam Nyaris Terjun ke Jurang di Jalur Pacitan–Pringkuku

Pemerintahan

Pacitan Optimalkan Sinergi Pentahelix untuk Penguatan BUMDes Melalui Program Sehati Bahagia

badge-check


 Pacitan Optimalkan Sinergi Pentahelix untuk Penguatan BUMDes Melalui Program Sehati Bahagia Perbesar

Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan terus berupaya meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan menggandeng berbagai elemen melalui program “Sehati Bahagia”. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan menginisiasi sinergi pentahelix dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), media, tim ahli dari Kementerian Desa, akademisi, serta pelaku usaha.

Novia Wardhani, Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan DPMD Pacitan, menjelaskan bahwa dari 164 BUMDes di Pacitan, baru 74 yang berstatus badan hukum. Sebanyak 90 BUMDes lainnya belum memiliki legalitas resmi, bahkan tiga desa belum membentuk BUMDes.

“Prioritas utama kami adalah penguatan kelembagaan. Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan usaha BUMDes sesuai dengan potensi desa masing-masing. Revitalisasi kelembagaan dan pengurusan badan hukum akan segera dilakukan,” kata Novia, Senin (22/9/2025).

Pendampingan intensif akan dilaksanakan mulai Agustus hingga September, melibatkan camat dan pendamping desa. Fokus utama meliputi penguatan kelembagaan, percepatan pengurusan badan hukum, dan penyusunan model usaha yang berbasis pada potensi lokal.

Plt Camat Tegalombo, Edy Wasana, menegaskan dukungan pemerintah terhadap penguatan BUMDes sebagai wujud keseriusan dalam memajukan ekonomi pedesaan.

“Ini adalah bagian dari upaya percepatan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pacitan yang semakin sejahtera, bahagia, dan mandiri,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar di Desa Kebondalem, Kecamatan Tegalombo, ini melibatkan para direktur BUMDes dari Kecamatan Arjosari dan Tegalombo.

Dengan pendekatan pentahelix, pemerintah berharap BUMDes di Pacitan tidak hanya kuat secara kelembagaan dan hukum, tetapi juga mampu berkembang sesuai dengan potensi lokal desa, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ADD Desa di Pacitan Turun Rp4 Miliar, Pemdes Diminta Berhemat

7 Januari 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya

1 Januari 2026 - 19:44 WIB

Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026

30 Desember 2025 - 20:36 WIB

Siap-siap Rumah Penerima Bansos Akan Ditempel Stiker Warga Miskin

25 Desember 2025 - 19:39 WIB

Separuh Jalan Kabupaten Pacitan Rusak, Pempro Jatim Turun Tangan Kirim 500 Drum Aspal

24 Desember 2025 - 20:35 WIB

Trending di Pemerintahan