Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Headline

Polisi Gerebek PKL di Pacitan, Angkut Cilok hingga Batagor

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Puluhan polisi berpakain lengkap nampak mondar-mandir seputaran jalan Ahmad Yani, Pacitan. Satu persatu, pedagang yang masih berjualan didatangi siang itu. Tak sendirian, LSM, mahasiswa hingga pesilat pun ikut swiping. Bukan dibubarkan pun ditertibkan masa PPKM 4, sebaliknya mereka memborong dagangan para penjaja makanan.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibiosono mengungkapkan, aksi borong pedagang tersebut bentuk simpati polres akan pedagang seputaran jalan Ahmad Yani. Terlebih, tiga pekan terakhir, akses protokol tersebut ditutup untuk umum. Hingga, transaksi jual beli sulit dilakoni. Pun, sebagian merasa merugi, sepinya pembeli.

 ‘’Grebek warung namanya, kita angkut dagangan mereka, kita beli lalu kita bagikan lagi ke warga yang membutuhkan,’’ ungkap Kapolres. 

Sementara, lanjut Wiwit aksi sosial tersebut dilakukan acak. Saban dua hari hingga tiga kali sekali tak menentu. Saban anggota dibekali uang Rp 50 ribu memborong dagangan. Bahkan tak sedikit pedagang yang ludes jualannya lantaran diborong petugas.

 ‘’Jumlah pedagangnya sedikit, banyak yang tutup karena hujan juga jadi sebagian dikumpulkan uangnya untuk langsung dibeli semuanya,’’ paparnya

Selain jajan, puluhan bendara ikut dipasang disekitar Ahmad Yani. Selain meramaikan momen hari kemerdekaan, bendera tersebut diharapnya jadi simbol keprihatinan sekaligus semangat perjuangan melawan korona. 

Sementara kita fokus di jalan Ahmad Yani dulu, karena ini yang kita sekat, kalau yang lainnya para pedagang masih bisa jual beli,’’ tambahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jembatan Harapan di Sungai Kalisat

6 Maret 2026 - 10:08 WIB

Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Trending di Headline