Menu

Mode Gelap
Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

Peristiwa

Warga Arjosari Dikejutkan Insiden Tenggelamnya Pencari Batu

badge-check


 Warga Arjosari Dikejutkan Insiden Tenggelamnya Pencari Batu Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com, Seorang pencari batu ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Grindulu, Dusun Kedung Grombyang, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, pada Rabu (1/1/2025). Korban diketahui bernama Sarno alias Bagong (40), warga setempat, yang sehari-hari bekerja sebagai pencari batu.

Kapolsek Arjosari, Ipda Ferry Ardyanto, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi Tri Wahyudi, seorang warga Dusun Kedunggrombyang, dalam keadaan mengapung di tengah sungai sekitar 70 meter dari lokasi biasa korban mencari batu.

“Korban dilaporkan hilang oleh ibunya, Paijem, setelah tidak ditemukan di tempat biasa dia bekerja. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga terpeleset saat mencari batu di aliran sungai yang deras dan berbatu. “Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi seperti jantung dan diabetes. Kemungkinan besar kondisinya melemah sehingga tidak mampu menyelamatkan diri ketika terseret arus,” tambahnya.

Petugas gabungan dari Polsek Arjosari, Koramil Arjosari, dan tim medis Puskesmas Kedungbendo segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Evakuasi jenazah dilakukan bersama warga sekitar.

Hasil visum luar menunjukkan luka kecil di dahi korban akibat benturan batu, serta keluarnya cairan berbusa dari mulut korban, yang menguatkan dugaan bahwa korban tenggelam.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” terang Ipda Ferry.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terutama di musim penghujan ketika aliran sungai cenderung deras dan berbahaya.

Saat ini, Polsek Arjosari tengah melanjutkan proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan keluarga untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter

18 Februari 2026 - 23:48 WIB

Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades

15 Januari 2026 - 19:24 WIB

Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin

15 Januari 2026 - 19:07 WIB

Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi

14 Januari 2026 - 22:30 WIB

Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Trending di Peristiwa