Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Pertanian

Budiman Sudjatmiko Tanam Padi Bersama Petani Pacitan, Serahkan Bantuan Benih

badge-check


 Budiman Sudjatmiko Menanam Benih Padi di area Persawahan Desa Kebonagung (Foto: Trinoto) Perbesar

Budiman Sudjatmiko Menanam Benih Padi di area Persawahan Desa Kebonagung (Foto: Trinoto)

Pacitan – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, bersama petani di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, melakukan kegiatan tanam padi, Rabu (20/11/2024).

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bantuan benih padi secara simbolis kepada kelompok tani dari 12 kecamatan di Pacitan dan pengurus Genta Pangan se-Jawa Timur di Lapangan Desa Kebonagung.

Dalam pidatonya, Budiman menegaskan komitmen BP Taskin untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan terintegrasi.

“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan mitra, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Kementerian UMKM-Koperasi, hingga Kementerian Sosial. Data kemiskinan akan diidentifikasi lebih rinci, baik di pedesaan maupun perkotaan,” ujarnya.

Budiman juga mengungkapkan konsep integrated farming atau pertanian terintegrasi sebagai salah satu solusi strategis. Sistem ini menggabungkan pertanian tanaman, peternakan, dan perikanan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Program tersebut juga melibatkan anak muda dalam penelitian teknologi pertanian untuk meningkatkan hasil panen dan kualitas produk.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemkab Pacitan Ajak Masyarakat Tanam Cabai

Selain itu, pondok pesantren menjadi salah satu sasaran program. Para santri akan dilatih memanfaatkan sumber daya lokal, seperti memerah susu sendiri, sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

“Program makan gratis bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga kolaborasi dengan petani, nelayan, dan sektor inovasi teknologi lainnya,” tambah Budiman.

Ia juga menitipkan pesan kepada Pj Bupati Pacitan, Budi Sarwoto, yang mendampinginya dalam acara tersebut. “Siapapun yang menang dalam Pilbup nanti, saya berharap program ini dapat diterapkan secara luas karena relevan untuk seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.

Di akhir acara, Budiman memberikan pesan inspiratif kepada berbagai pihak. Untuk petani, ia meminta mereka terus berkontribusi memberikan pangan untuk rakyat. Untuk guru, ia menekankan pentingnya memberikan bekal rohani. “Dengan kolaborasi ini, kita menuju Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya.

Setelah kunjungannya di Pacitan, Budiman dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Riau dan daerah-daerah lain yang menjadi kantong kemiskinan di Indonesia.(not)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelompok Tani Pacitan Terima Bantuan Alsintan dari Kementan, DPRD Ingatkan Tak Disalahgunakan

8 Februari 2026 - 17:26 WIB

252 Bonsai Ramaikan Kontes HUT Pacitan ke-281, Harga Ada yang Tembus Rp 50 Juta

6 Februari 2026 - 13:36 WIB

Bendungan Tukul Jadi Penopang Kehidupan Warga Arjosari, Atasi Kekeringan dan Banjir

16 Desember 2025 - 14:03 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Pacitan Ajak Masyarakat Tanam Cabai

14 November 2024 - 20:29 WIB

Musim Penghujan Bawa Berkah bagi Penjual Bibit Pertanian di Desa Pelem, Pacitan

28 Oktober 2024 - 07:23 WIB

Trending di Pertanian