Menu

Mode Gelap
Potensi Sungai Grindulu Dijajaki untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik

Kriminal

Rekontruksi Pembunuhan Kopi Sianida, Tersangka Peragakan 28 Adegan

badge-check


 Rekontruksi Pembunuhan Kopi Sianida, Tersangka Peragakan 28 Adegan Perbesar

Sudimoro – lensapacitan.com, Kasus pembunuhan kopi sianida di Pacitan memasuki babak baru dengan Polres Pacitan menggelar rekonstruksi pembunuhan Muhamad Rizqhi Saputra (MRS). Dalam reka ulang, tersangka Ayu Findi Antika (AFA) memperagakan 28 adegan.

Rekonstruksi dilakukan di rumah korban di Dusun Mekarsari, Desa/Kecamatan Sudimoro, yang juga tempat kejadian perkara (TKP), untuk mendapatkan gambaran kejadian dengan memeragakan kembali dan menguji persesuaian keterangan tersangka AFA.

Kapores Pacitan AKBP Agung Nugroho menjelaskan bahwa semua adegan dalam rekonstruksi masuk dalam inti kejadian. Dimulai saat AFA berada di rumah dengan menggendong anaknya dan datang ke rumah Sukatmini, ibu korban, yang sedang menyapu teras rumah. Tersangka kemudian masuk ke rumah untuk melihat situasi.

Tidak lama kemudian, AFA kembali pulang ke rumah untuk mengambil racun jenis potasium sianida yang diletakkan di atas lemari. Dengan menggenggam sianida yang sudah dibungkus daun, AFA kembali ke rumah korban melalui pintu samping menuju dapur. Saat masuk ke dapur, tersangka melihat ayah korban sedang menyeduh kopi.

Saat ayah korban berpindah ke ruangan lain setelah menyeduh kopi, AFA, yang tengah menggendong anaknya yang masih balita, memasukkan sianida ke dalam salah satu gelas yang sudah diseduh ayah korban. Ini terlihat saat rekonstruksi, di mana tersangka memperagakan adegan datang bertamu ke rumah korban dan menabur racun dalam kopi yang diseduh ayah korban.

Sejumlah kerabat dan tetangga terlihat berurai air mata melihat tersangka berjalan diawasi polisi. Mereka tidak menyangka perempuan 26 tahun yang dikenal dekat dengan keluarga korban ternyata membunuh tetangganya sendiri. Meski begitu, Agung menyebut proses rekonstruksi berjalan lancar dan akan segera menyelesaikan pemberkasan.

Hasil penyelidikan secara ilmiah menunjukkan bahwa remaja 14 tahun itu meninggal karena keracunan. Polisi memastikan penyebab kematian siswa madrasah tsanawiyah (MTs) itu karena paparan sianida. Fakta itu hasil memadukan alat bukti serta keterangan tersangka.

Perempuan 26 tahun yang juga tetangga korban itu diduga sengaja menebarkan racun ke dalam kopi yang diseduh ayah korban. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/1) Januari lalu. Kala itu, polisi menerima laporan dari ibu korban terkait meninggalnya MRS usai minum kopi saat hendak berangkat ke sekolah. Korban yang kolaps sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot

15 Januari 2026 - 19:11 WIB

Kasus Mbah Tarman Masih di Tahap Penyidikan, Berkas Belum P21

14 Januari 2026 - 21:59 WIB

Kasus Kriminalitas di Pacitan Turun pada 2025, Namun Sejumlah Kasus Besar Sempat Menghebohkan

29 Desember 2025 - 21:35 WIB

Modus Cek Fiktif Rp3 Miliar untuk Meyakinkan Calon Istri, Kakek 74 Tahun di Pacitan Ditahan Polisi

11 Desember 2025 - 14:27 WIB

Gunakan Pistol Airsoftgun, Dua Pemuda Pringkuku Gasak Motor di 8 Lokasi Berbeda

11 Desember 2025 - 14:12 WIB

Trending di Kriminal