Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Kekeringan

Bupati Pacitan Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Wilayah Kekeringan

badge-check

SUDIMORO – lensapacitan.com, Pemerintah Kabupaten Pacitan terus melakukan droping air bersih kesejumlah wilayah terdampak kekeringan. salah satunya di Kecamatan Sudimoro Pacitan. Bupati Pacitan turun langsung menyalurkan air bersih kepada warga. (11/9/2019).

“Yang menjadi tantangan kita pada musim kemarau adalah kekeringan, warga kesulitan mendapatkan air bersih,” Kata Bupati Pacitan, Indartato.

Wilayah tersebut menjadi prioritas bupati karena sudah 4 bulan warga sekitar kesulitan air bersih. Puluhan warga mengantri mendapatkan air bersih dari orang nomor satu di pacitan tersebut.

“Wilayah ini menjadi salah satu yang terdampak kekeringan, warga harus mengalirkan air menggunakan pipa sejauh 2 kilometer, namun tidak setiap hari bisa mengalir,” Jelas Bupati.

Bupati Pacitan  Indartato, prihatin dengan kondisi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. ia mengungkapkan droping air akan terus dilakukan secara bergantian, mengingat kebutuhan air bersih sangat dibutuhkan warga.

Hal itu tak mudah dilakukan karena terkendala dengan jumlah armada dan jarak tempuh sumber air terlampau jauh. Pemerintah juga telah melakukan survei lapangan mencari sumber air yang bisa di manfaatkan saat musim kemarau.

“Pemerintah berupaya mengatasi kesulitan air bersih dengan melakukan droping, namun karena keterbatasan armada yang kita miliki, sehingga bantuan tersebut belum bisa merata,” Lanjutnya.

Saat ini sebanyak 49 desa di 12 kecamatan di Pacitan alami kekeringan.  pemerintah terus berupaya meringankan beban masyarakat dengan melakukan droping ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

“Data tersebut kemungkinan bisa saja bertambah, karena musim penghujan diprediksi baru akan terjadi pada akhir bulan Oktober nanti,” pungkas Indartato.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi

23 Mei 2026 - 20:03 WIB

Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

5 April 2026 - 21:25 WIB

Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

26 Maret 2026 - 19:02 WIB

Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan.

26 Maret 2026 - 18:58 WIB

Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

26 Maret 2026 - 18:56 WIB

Trending di Peristiwa