Menu

Mode Gelap
Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi Pacitan Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Desa Klesem Kasus Mbah Tarman Masih di Tahap Penyidikan, Berkas Belum P21 Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026 Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan

Kekeringan

Bupati Pacitan Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Wilayah Kekeringan

badge-check

SUDIMORO – lensapacitan.com, Pemerintah Kabupaten Pacitan terus melakukan droping air bersih kesejumlah wilayah terdampak kekeringan. salah satunya di Kecamatan Sudimoro Pacitan. Bupati Pacitan turun langsung menyalurkan air bersih kepada warga. (11/9/2019).

“Yang menjadi tantangan kita pada musim kemarau adalah kekeringan, warga kesulitan mendapatkan air bersih,” Kata Bupati Pacitan, Indartato.

Wilayah tersebut menjadi prioritas bupati karena sudah 4 bulan warga sekitar kesulitan air bersih. Puluhan warga mengantri mendapatkan air bersih dari orang nomor satu di pacitan tersebut.

“Wilayah ini menjadi salah satu yang terdampak kekeringan, warga harus mengalirkan air menggunakan pipa sejauh 2 kilometer, namun tidak setiap hari bisa mengalir,” Jelas Bupati.

Bupati Pacitan  Indartato, prihatin dengan kondisi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. ia mengungkapkan droping air akan terus dilakukan secara bergantian, mengingat kebutuhan air bersih sangat dibutuhkan warga.

Hal itu tak mudah dilakukan karena terkendala dengan jumlah armada dan jarak tempuh sumber air terlampau jauh. Pemerintah juga telah melakukan survei lapangan mencari sumber air yang bisa di manfaatkan saat musim kemarau.

“Pemerintah berupaya mengatasi kesulitan air bersih dengan melakukan droping, namun karena keterbatasan armada yang kita miliki, sehingga bantuan tersebut belum bisa merata,” Lanjutnya.

Saat ini sebanyak 49 desa di 12 kecamatan di Pacitan alami kekeringan.  pemerintah terus berupaya meringankan beban masyarakat dengan melakukan droping ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

“Data tersebut kemungkinan bisa saja bertambah, karena musim penghujan diprediksi baru akan terjadi pada akhir bulan Oktober nanti,” pungkas Indartato.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Setelah Bertahun-tahun Dipasung, Karmin Pacitan Akhirnya Dapat Rehabilitasi

14 Januari 2026 - 22:30 WIB

Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dilaporkan Hilang, Parwati Warga Jetak, Pacitan Ditemukan di Sleman

10 Januari 2026 - 19:50 WIB

Damkar Satpol PP Pacitan Evakuasi Sarang Vespa dan Ular Kobra di Pringkuku

8 Januari 2026 - 21:54 WIB

Tulang Kerangka Manusia Ditemukan di Gunung Jinem, Diduga Warga yang Hilang 5 Bulan Lalu

3 Januari 2026 - 15:04 WIB

Trending di Peristiwa