LENSA PACITAN – Sepanjang tahun 2025, Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Pacitan mencatat puluhan peristiwa kebakaran serta ratusan aksi evakuasi dan kebakaran yang beragam dan unik.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pacitan, Sugito, mengungkapkan bahwa selama 2025 pihaknya menangani 33 kejadian kebakaran, mulai dari skala kecil hingga besar. Objek kebakaran pun beragam, mulai dari kandang ternak, mobil, rumah warga, hingga tempat usaha.
“Dari total 33 kejadian kebakaran, sebanyak 30 kejadian berhasil kami tangani,” kata Sugito, Kamis (15/1/2026).
Sugito menjelaskan, faktor kelalaian manusia masih menjadi penyebab utama kebakaran. Salah satunya pada kebakaran kandang ternak yang dipicu aktivitas membakar sampah di sekitar kandang lalu ditinggal pergi. Sementara kebakaran rumah banyak disebabkan oleh kompor atau minyak yang ditinggalkan dalam kondisi masih panas.
“Selain itu, beberapa kejadian juga disebabkan oleh korsleting atau arus pendek listrik,” imbuhnya.
Tak hanya kebakaran, Damkar Satpol PP Pacitan juga menangani berbagai evakuasi dan kebakaran. Sepanjang 2025 tercatat 356 kejadian evakuasi, mulai dari kucing tercebur sumur, evakuasi ular, tawon, dan biawak, hingga membantu melepas cincin yang tidak bisa dilepas serta mengevakuasi jari siswa yang terjepit lubang kunci.
“Semua laporan masyarakat yang masuk akan kami tindak lanjuti sesuai kemampuan kami. Bahkan truk terperosok pun kami bantu, selama memang membutuhkan bantuan kami,” jelas Sugito.
Sugito pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan api atau sumber panas benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah atau saat akan tidur. Bagi pemilik usaha, ia menekankan pentingnya menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) guna mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran. (Not)



















