Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Ekonomi

Koperasi Desa Merah Putih, Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

badge-check


 Koperasi Desa Merah Putih, Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Perbesar

PACITAN – Lensa Pacitan, Program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi desa. Dengan skema pendanaan Rp5 miliar yang disalurkan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara), koperasi di desa-desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi, membuka akses permodalan yang lebih mudah, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin) Kabupaten Pacitan, Prayitno, menyambut baik kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa koperasi harus menjadi wadah utama dalam membangun kemandirian ekonomi desa.

“Semoga dengan rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa, memberikan akses permodalan yang lebih mudah, serta mendorong usaha mikro dan kecil berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prayitno, Rabu (26/3/2025).

Sehingga kedepan bisa menampung hasil pertanian, peternakan hingga perikanan yang memang menjadi sumber pendapatan masyarakat pacitan, dengan harga yang lebih memadai.

“Nanti dapat menampung hasil panen petani, peternak dan nelayan dengan harga yang memadai, “jelasnya.

Di Kabupaten Pacitan, dari 527 koperasi yang tercatat, hanya 314 yang masih aktif. Program ini memberikan tiga skema bagi koperasi desa, yaitu pembentukan koperasi baru, bagi desa yang belum memiliki koperasi, Pengembangan koperasi yang sudah ada, bagi desa dengan koperasi aktif berkinerja baik. Dan Revitalisasi koperasi, untuk koperasi yang tidak aktif agar bisa beroperasi kembali.

“Besok Kamis (27/3/2025) saya baru diundang ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, Pada acara Rapat Koordinasi Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih,”pungkasnya. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi